Berita

Sistem Tiket Diberlakukan Di Terminal Bakalan Krapyak

kominfo kudus | Senin, 30 Oktober 2017 - 11:52:51 WIB | dibaca: 93 pembaca

Kudus, Ramainya peziarah dari berbagai daerah di Indonesia yang berkunjung ke Makam Sunan Kudus yang berada di kompleks Menara Kudus, membuat Pemkab Kudus terus melakukan pembenahan agar para peziarah tersebut merasa nyaman.

Untuk menata hilir mudik peziarah dari terminal wisata Bakalan Krapyak ke makam para wali telah dilakukan dengan menerapkan terobosan baru sistem tiket. Dimana semua becak dan ojek maupun angkutan wisata tidak lagi dibayar mengunakan uang tunai melainkan penukaran tiket, sehingga tidak ada lagi penumpang yang dirugikan.

Bupati Kudus, Musthofa, Jum’ at kemarin mengatakan sebagai tuan rumah, pemkab ingin memberi kenyamanan bagi peziarah dengan peningkatan layanan. Hal ini dibuktikan adanya penataan sarpras jalan, bahkan ojek, becak, dan angkutan lain diberikan harga seragam dengan sistem tiket sebagai bentuk akuntabilitas. Dengan sistem satu tiket satu harga ini tidak ada lagi rebutan penumpang dan ugal-ugalan dijalan. Selain itu kata dia, tidak ada lagi menaikkan harga seenaknya.

Kepala paguyuban becak putih Suyitno, mengungkapkan semua tukang becak menyambut baik sistem tiket ini. Karena akan membuat mereka tertib, rapi, dan tertata baik. Selain itu, penumpang juga merasa nyaman.

Salah satu tukang becak Asmuri mengungkapkan rasa senangnya dengan sistem tiket, sebab dirinya yang sudah tua tidak harus berebut dengan penarik becak yang lebih muda, melainkan semua antre sesuai urutan. Dia juga mendukung penerapan sistem tiket ini, karena tidak ada lagi rebutan penumpang ataupun menaikan harga seenaknya.

Peziarah asal Tegal Nuryati, merasakan kenyamanan dan ketertiban diterminal Bakalan Krapyak dengan adanya sistem tiket. Dia bersama rombongan terlayani dengan baik tanpa dicekik harga becak ataupun angkutan wisatanya. (Roy Kusuma – RSK)










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)